Sistem Operasi: Kemampuan, Kategori dan Perkembangannya
Interaksi Hardware, Software, Brainware dan Sistem Operasi
Dalam sebuah sistem komputer, terdapat tiga elemen utama yang tidak bisa dipisahkan yaitu Hardware (perangkat keras), Software (perangkat lunak), dan Brainware (pengguna). Ketiga komponen ini saling beririsan dan berinteraksi untuk memproses data menjadi informasi yang berguna.
Sistem Operasi berada tepat di tengah-tengah persinggungan tersebut. Ia bertindak sebagai jembatan yang menerjemahkan instruksi dari Brainware melalui Software (menggunakan language translator), agar dapat dieksekusi dengan baik oleh Hardware. Tanpa Sistem Operasi, perangkat keras hanyalah mesin mati yang tidak tahu harus memproses data seperti apa.
Hierarki dan Lapisan Pengguna Sistem Komputer
Sistem komputer dapat digambarkan sebagai lapisan-lapisan hierarki (piramida) yang menunjukkan interaksi berbagai tingkatan pengguna dengan komponen komputer.
Pada lapisan paling dasar terdapat Computer Hardware. Di atasnya beroperasi Operating-System yang dirancang dan dikelola langsung oleh Operating-System Designer. Naik ke lapisan berikutnya terdapat Utilities dan Application Programs, di mana para Programmer berinteraksi untuk mengembangkan aplikasi.
Pada tingkat tertinggi barulah terdapat End User (pengguna akhir). End User tidak perlu berurusan langsung dengan bahasa mesin atau sistem operasi tingkat rendah; mereka cukup berinteraksi dengan komputer melalui lapisan Program Aplikasi.
Peranan dan Fungsi Sistem Komputer
Sistem operasi (OS) memiliki peran yang sangat vital dalam mengatur seluruh jalannya sistem komputer. Berdasarkan fungsinya, peran OS dapat dijabarkan menjadi 11 poin utama sebagai berikut:
1. Kernel
Yaitu program yang berjalan secara terus-menerus (running) selama komputer dinyalakan.
2. Guardian
Menyediakan kontrol akses yang melindungi file dan memberikan pengawasan terhadap proses eksekusi data atau program.
3. Gatekeeper
Mengendalikan siapa saja yang berhak masuk (log) ke dalam sistem dan mengawasi tindakan yang dilakukan.
4. Optimizer
Mengefisienkan perangkat keras sehingga nyaman untuk dioperasikan oleh pengguna (menjadwal input/output, dll).
5. Coordinator
Menyediakan fasilitas sehingga aktivitas yang kompleks dapat diatur secara berurutan.
6. Program Controller
Program yang digunakan untuk mengontrol jalannya program aplikasi lainnya.
7. Server
Menyediakan layanan yang sering dibutuhkan pengguna secara eksplisit maupun implisit.
8. Accountant
Mengatur waktu CPU, penggunaan memori, pemanggilan I/O, disk storage, dan waktu koneksi terminal.
9. Interface
Menjembatani pengguna dengan perangkat keras dan menyediakan lingkungan yang User Friendly.
10. Resources Manager
Bertindak sebagai pengelola seluruh sumber daya (resources) pada sistem komputer.
11. Virtual Machine
Berfungsi mengemulasi atau memanipulasi fungsionalitas dari komputer fisik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar