Senin, 13 Juli 2026

Virtualisasi Sistem Operasi

🌿 Materi TJKT • Virtualisasi Sistem Operasi

Virtualisasi Sistem Operasi

Pelajari konsep virtualisasi, jenis mesin virtual, hypervisor, hingga format berkas virtual seperti VDI, VHD, dan VMDK dengan tampilan modern yang mudah dipahami.

3

Format Virtual Disk

2

Tipe Hypervisor

100%

Materi Lengkap

Pengembangan VM

📚 Daftar Isi

  • 📖 Pengertian Virtualisasi
  • 💻 VDI, VHD, dan VMDK
  • 🚀 Keuntungan Virtualisasi
  • 🏢 Contoh Penggunaan
  • ⚙ Hypervisor
  • 🖥 Hypervisor Tipe 1 & 2
  • 💾 Format Berkas
  • 📊 Perbandingan Format
  • ✅ Kesimpulan

📖 Pengertian Virtualisasi Sistem Operasi

Virtualisasi Sistem Operasi Gambar 1. Ilustrasi Virtualisasi Sistem Operasi

Virtualisasi adalah teknologi yang memungkinkan satu komputer fisik menjalankan beberapa sistem operasi secara bersamaan melalui mesin virtual (Virtual Machine/VM). Dengan teknologi ini, setiap sistem operasi bekerja secara terpisah seolah-olah memiliki perangkat kerasnya sendiri.

Melalui virtualisasi, pengguna dapat menginstal Windows, Linux, atau sistem operasi lainnya dalam satu perangkat tanpa harus melakukan dual boot maupun membeli komputer tambahan. Hal ini membuat pengelolaan server, pengujian aplikasi, dan pengembangan perangkat lunak menjadi lebih efisien.

Saat ini virtualisasi telah banyak digunakan oleh perusahaan, institusi pendidikan, penyedia layanan cloud, hingga pengembang aplikasi karena menawarkan fleksibilitas tinggi, keamanan yang lebih baik, serta efisiensi penggunaan sumber daya perangkat keras.

💡 Tahukah Kamu?

Teknologi virtualisasi menjadi fondasi utama layanan cloud computing modern. Sebagian besar server cloud di dunia menggunakan virtual machine agar satu server fisik dapat melayani banyak pengguna secara bersamaan dengan aman.

💻 Perbedaan VDI, VHD, dan VMDK

Dalam dunia virtualisasi terdapat beberapa format berkas virtual hard disk yang digunakan oleh berbagai aplikasi virtualisasi. Tiga format yang paling populer adalah VDI, VHD, dan VMDK. Masing-masing memiliki karakteristik, keunggulan, dan kompatibilitas yang berbeda.

🟢 VDI

Virtual Disk Image (VDI) merupakan format virtual hard disk bawaan Oracle VirtualBox. Format ini dirancang agar mudah digunakan untuk membuat dan mengelola mesin virtual pada VirtualBox.

  • Format bawaan Oracle VirtualBox.
  • Mudah dibuat dan dikelola.
  • Dapat dikonversi ke format lain.
  • Cocok untuk pembelajaran dan laboratorium.

🟢 VHD

Virtual Hard Disk (VHD) merupakan format virtual disk yang dikembangkan Microsoft dan digunakan pada Hyper-V. Format ini juga banyak digunakan pada layanan cloud Microsoft Azure.

  • Dikembangkan Microsoft.
  • Mendukung Windows, Linux, dan FreeBSD.
  • Dapat dienkripsi.
  • Banyak digunakan pada Hyper-V.

🟢 VMDK

Virtual Machine Disk (VMDK) merupakan format virtual disk yang digunakan VMware. Format ini terkenal memiliki performa tinggi dan fitur penyimpanan yang lengkap.

  • Format bawaan VMware.
  • Mendukung Windows, Linux, dan macOS.
  • Memiliki fitur Thin Provisioning.
  • Mendukung deduplikasi data.

📌 Ringkasan

Jika menggunakan VirtualBox, maka format yang paling sesuai adalah VDI. Apabila menggunakan Hyper-V, maka format yang direkomendasikan adalah VHD. Sedangkan pengguna VMware umumnya menggunakan VMDK.

🚀 Keuntungan Virtualisasi

Teknologi virtualisasi memberikan banyak manfaat bagi perusahaan maupun pengguna individu. Dengan memanfaatkan mesin virtual, penggunaan perangkat keras menjadi lebih efisien serta pengelolaan sistem menjadi lebih mudah.

💰 Hemat Biaya

Satu komputer fisik dapat menjalankan beberapa mesin virtual sekaligus sehingga mengurangi kebutuhan membeli banyak perangkat keras.

📈 Skalabilitas

Virtual machine dapat dibuat, disalin, dipindahkan, maupun dihapus hanya dalam hitungan menit sehingga memudahkan pengembangan sistem.

🔒 Keamanan

Setiap mesin virtual memiliki lingkungan yang terisolasi sehingga gangguan pada satu VM tidak akan memengaruhi VM lainnya.

⚡ Efisiensi

Pemanfaatan CPU, RAM, dan media penyimpanan menjadi jauh lebih optimal karena satu server dapat digunakan oleh banyak sistem operasi.

🛠 Pengujian Aman

Virtualisasi memungkinkan pengguna melakukan pengujian aplikasi maupun sistem operasi baru tanpa mengganggu sistem utama.

☁ Cloud Computing

Sebagian besar layanan cloud modern dibangun di atas teknologi virtualisasi sehingga sumber daya dapat dibagikan secara fleksibel kepada banyak pengguna.

💡 Mengapa Virtualisasi Populer?

Virtualisasi memungkinkan organisasi meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya infrastruktur, mempercepat deployment server, serta meningkatkan keamanan melalui isolasi antar mesin virtual.

Perkembangan Sistem Operasi Open Source

Rabu, 11 Februari 2015

Perkembangan Sistem Operasi Open Source

Buku Sistem Operasi

Open source adalah istilah untuk software yang kode programnya disediakan oleh pengembangnya untuk umum agar dapat dipelajari cara kerjanya, diubah atau dikembangkan lebih lanjut serta untuk disebarluaskan. Apabila pembuat program melarang orang lain untuk mengubah dan atau menyebarluaskan program buatannya, maka program itu bukan open source, meskipun tersedia kode programnya.

Open source merupakan salah satu syarat bahwa suatu software dikatakan Free Software. Free software pasti open source software, namun open source software belum tentu free software. Salah satu contoh free software adalah Linux. Contoh open source software adalah FreeBSD.

FreeBSD vs Mac OSX & Penggunaan di Indonesia

Linux yang berlisensi free software tidak dapat diubah menjadi berlisensi tidak free software, sedangkan FreeBSD yang berlisensi open source software dapat diubah menjadi tidak open source. FreeBSD (open source) merupakan salah satu dasar untuk membuat Mac OSX (tidak open source).

http://www.opensource.org/licenses memuat jenis-jenis lisensi open source.

Mulai tahun 1994-1995, server-server di Institut Teknologi Bandung (ITB) mulai menggunakan FreeBSD sebagai sistem operasinya. FreeBSD merupakan sistem operasi open source dan tangguh untuk keamanan jaringan maupun server. Tetapi kemudian para administrator jaringan di Computer Network Research Group (CNRG) ITB lebih menyukai laptop Mac dengan sistem operasi Mac OS X yang berbasis BSD daripada sistem operasi lain.

Istilah open source (kode program terbuka) sendiri baru dipopulerkan tahun 1998.

Sejarah Hacker & Lahirnya GNU

Sejarah piranti lunak open source sendiri bisa ditarik jauh ke belakang semenjak kultur hacker berkembang di laboratorium-laboratorium komputer di universitas-universitas Amerika seperti Stanford University, University of California Berkeley dan Massachusetts Institute of Technology (MIT) pada tahun 1960 - 1970-an.

Awalnya tumbuh dari suatu komunitas pemprogram yang berjumlah kecil namun sangat erat dimana mereka biasa bertukar kode program, dan setiap orang dapat memodifikasi program yang dibuat orang lain sesuai dengan kepentingannya. Hasil modifikasinya juga mereka sebarkan ke komunitas tersebut.

Perkembangan di atas antara lain dipelopori oleh Richard Stallman dan kawan-kawannya yang mengembangkan banyak aplikasi di komputer DEC PDP-10. Awal tahun 1980-an komunitas hacker di MIT dan universitas-universitas lain tersebut bubar karena DEC menghentikan PDP-10. Akibatnya banyak aplikasi yang dikembangkan di PDP-10 menjadi banyak yang kadaluarsa.

Pengganti PDP-10, seperti VAX dan 68020, memiliki sistem operasi sendiri, dan tidak ada satupun piranti lunak bebas. Pengguna harus menanda-tangani nondisclosure agreement untuk bisa mendapatkan aplikasi yang bisa dijalankan di sistem-sistem operasi ini.

Karena itulah pada Januari 1984 Richard Stallman keluar dari MIT, agar MIT tidak dapat mengklaim piranti-piranti lunak yang dikembangkannya. Tahun 1985 beliau mendirikan organisasi nirlaba Free Software Foundation (FSF). Tujuan utama organisasi ini adalah untuk mengembangkan sistem operasi.

Dengan FSF, Stallman telah mengembangkan berbagai piranti lunak: gcc (pengompilasi C), gdb (debugger), Emacs (editor teks) dan perkakas-perkakas lainnya, yang dikenal dengan peranti lunak GNU. Akan tetapi Stallman dan FSF-nya hingga sekarang belum berhasil mengembangkan suatu kernel sistem operasi yang menjadi target utamanya. Salah satu penyebab kegagalannya adalah sistem operasi tersebut dikembangkan oleh sekelompok kecil pengembang, dan tidak melibatkan komunitas yang lebih luas.

Lahirnya Linux (Linus Torvalds)

Linus Torvalds
Gambar 1. Linus Torvalds

Pada tahun 1991, seorang mahasiswa S2 Universitas Helsinki, Finlandia mulai mengembangkan suatu sistem operasi yang disebutnya Linux. Dalam pengembangannya Linus Torvalds melempar kode program dari Linux ke komunitas terbuka untuk dikembangkan bersama.

Komunitas Linux terus berkembang dimana kemudian akhirnya melahirkan distribusi-distribusi Linux yang berbeda tetapi mempunyai pondasi yang sama yaitu kernel Linux dan librari GNU glibc seperti RedHat, SuSE, Mandrake, Slackware, Debian dan lainnya.

Beberapa dari distribusi di atas ada yang bertahan dan besar, bahkan sampai menghasilkan distro turunan, contohnya adalah Distro Debian GNU/Linux. Distro ini telah menghasilkan puluhan distro anak, antara lain Ubuntu, Knoppix, Xandros, dan lainnya.

Free Software Foundation (FSF) selain perangkat lunak adalah lisensi GPL (GNU Public License), dimana lisensi ini memberi kebebasan bagi penggunanya untuk menggunakan dan melihat kode program, memodifikasi dan mendistribusi ulang peranti lunak tersebut. Linus Torvalds juga menggunakan lisensi ini dalam pengembangan dasar Linux.

Open Source Initiative (OSI) & Distribusi Linux

Seiring dengan semakin stabilnya rilis dari distribusi Linux, semakin meningkat juga minat terhadap peranti lunak yang bebas untuk di-sharing seperti Linux dan GNU tersebut. Akan tetapi terminologi free yang dimaksud oleh FSF menimbulkan banyak persepsi dari tiap orang. Sebagian mengartikan kebebasan sebagaimana yang dimaksud dalam GPL, dan sebagian lagi mengartikan untuk arti gratis dalam ekonomi.

Para eksekutif di dunia bisnis juga merasa khawatir karena keberadaan perangkat lunak gratis dianggap aneh. Kondisi ini mendorong munculnya terminologi Open Source dalam tahun 1998, yang juga mendorong terbentuknya OSI (Open Source Initiative), suatu organisasi nirlaba yang mendorong pemasyarakatan dan penyatuan Open Source, yang diinisiasi oleh Eric Raymond dan timnya.

Beberapa contoh daftar distribusi Linux yang didukung oleh Free Software Foundation ditunjukkan seperti pada Tabel 1 berikut ini.

Distribution Last update Based on Description
BLAG 2011-05-04 Fedora A free distribution based on Fedora.
Dragora GNU/Linux 2012-04-21 None An independent distribution based on concepts of simplicity.
Dyne:bolic 2011-09-08 Debian A live CD (installable on HDD) distribution, with special emphasis on audio and video editing.
gNewSense 2013-08-06 Debian (formerly Ubuntu) FSF-sponsored distribution.
Musix 2010-09-22 Knoppix LiveCD with special emphasis on music production, graphic design, audio, and video editing.
Parabola 2013-04-27 Arch Linux Full featured general-purpose distribution that strives to keep its packaging and management tools simple for easy customization.
Trisquel 2013-03-09 Ubuntu University of Vigo-sponsored distribution oriented to small enterprises, domestic users and educational centers.

Perkembangan Sistem Operasi Windows

 

Kamis, 01 Januari 2015

Perkembangan sistem operasi windows

Buku Sistem Operasi

Microsoft Windows adalah Sistem Operasi yang dikembangkan oleh Microsoft Corporation yang menggunakan antar muka berbasis grafis atau dikenal dengan nama GUI (Graphical User Interface).

Microsoft Corporation adalah sebuah perusahaan multinasional Amerika Serikat yang berkantor pusat di Redmond, Washington, Amerika Serikat yang mengembangkan, membuat, memberi lisensi dan mendukung beragam produk dan jasa terkait dengan komputer. Perusahaan ini didirikan oleh Bill Gates dan Paul Allen pada tanggal 4 April 1975.

1. MS-Dos

MS-Dos (Microsoft Disk Operating System) adalah Sistem Operasi yang berbasiskan teks dan Command-Line interpreter. Windows Versi pertama, Windows Graphic Environmnet 1.0 merupakan perangkat lunak yang bekerja atas arsitektur 16-Bit dan bukan merupakan Sistem Operasi dan berjalan atas MS-DOS, sehingga untuk menjalankannya membutuhkan MS-DOS.

MS-DOS sendiri sebenarnya dibuat oleh perusahaan pembuat komputer Seattle Computer Products kemudian direkrut oleh Microsoft yang selanjutnya dibeli lisensinya. MS-DOS dirilis pertama kali pada tahun 1981, dan seiring dengan waktu, Microsoft pun meluncurkan versi yang lebih baru dari MS-DOS.

Tidak kurang hingga delapan kali Microsoft meluncurkan versi baru MS-DOS dari tahun 1981 hingga Microsoft menghentikan dukungan MS-DOS pada tahun 2000.

Logo MS DOS 6.22
Gambar 1. Logo MS DOS 6.22

2. Microsoft Windows (windows 1.x - windows 3.x)

Microsoft Windows 1.0 merupakan versi pertama sistem operasi dalam dunia sistem operasi berbasis Graphical User Interface (GUI) yang dibuat oleh Microsoft Corporation. Versi ini sebenarnya diluncurkan pertama kali pada tanggal 10 November 1983, tapi tidak pernah keluar ke pasar publik sebelum bulan November 1985, karena banyaknya hambatan yang terjadi ketika pengembangan berlangsung.

Microsoft Windows 2.0 merupakan versi kedua dari sistem operasi berbasis graphical user interface (GUI) buatan Microsoft Corporation, yang dirilis pada 9 Desember 1987. Sistem ini diluncurkan untuk melengkapi kekurangan ragam aplikasi pada Windows 1.0.

Windows Berbasis GUI
Gambar 2 Berbasis GUI

Windows 3.0 memiliki kemampuan dukungan kartu grafis SVGA atau XGA dan juga icon. Microsoft menyediakan SDK (Software Development Kit) sehingga para developer piranti lunak dapat mengembangkan aplikasi agar mampu berjalan di Windows 3.0 ini.

Sistem ini mengenalkan Virtual Device Driver (VXD) yang berguna untuk meminimalisasi ketergantungan setiap driver pada perangkat keras tertentu. Sistem ini berevolusi menjadi Windows 3.1 yang mengenalkan fitur Multimedia dan True Type Font.

Sistem ini memudahkan End-User karena adanya fitur Drag and Drop. Windows versi 3.0 ini berkembang menjadi Windows 3.11 yang mendukung aplikasi NetWorking.

3. Windows 95 - windows ME

Windows 95 diperkenalkan pada tanggal 14 Agustus 1995. Sistem operasi ini memiliki GUI yang lebih menarik dan atraktif, menggunakan rancangan menu "Start", menu inovatif untuk mengakses grup program (pengganti Program Manager) mendukung penamaan berkas yang panjang.

Windows 95 juga mendukung Plug and Play untuk mendeteksi instalasi perangkat keras dan konfigurasi secara otomatis, memiliki beberapa fasilitas seperti : Browser yang terintegrasi dan Windows Explorer untuk menjelajah Windows. Selain itu juga Windows 95 memiliki fitur untuk memanajemen daya (APM) dan diperkenalkannya juga Client-Server.

4. Windows 98 - windows SE

Windows 98 dikeluarkan oleh Microsoft pada 25 Jun 1998. Windows 98 sudah mendukung VGA berbasis AGP, serta mendukung media penyimpanan berkas seperti USB, diperkenalkannya NAT untuk berbagi koneksi Internet dan digantikannya Virtual Device Driver dengan Windows Driver Model.

Ada juga beberapa fitur tambahan berupa aplikasi Microsoft Office dan Internet Explorer versi 5. Windows 98 juga sudah memiliki kemampuan-kemampuan untuk memainkan Game dan menjalankan aplikasi Multimedia.

Windows 98SE menambahkan dukungan pada Internet Explorer 5, NAT untuk berbagi koneksi Internet, Digital Versatile Disk (DVD), Windows Driver Mode (WDM) yang menggantikan model Virtual Device Drive (VxD) serta Windows NetMeeting 3.

Sistem ini menganut prinsip hibrida dengan dukungan kernel 16-bi/32-bi, dan masuk pada famili Windows 98.

Windows ME diluncurkan pada tanggal 14 September 2000. Dalam sistem operasi ini tidak ada fitur yang spesial selain transisi dukungan grafis dari 16-Bit ke 32-Bit dan sistem ini banyak dipakai oleh pengguna pribadi.

5. Windows NT 3.xx - 4.xx

Windows NT sebagai pengganti windows ME mendukung arsitektur x86 (80x86), Intel IA64 dan AMD64 (x64) dan grafis 32-Bit. Windows NT dibangun dari pengembangan IBM OS/2 dan banyak digunakan dalam jaringan komputer.

Windows NT juga memperkenalkan File System NTFS yang lebih baik dari FAT maupun FAT-32. Windows NT 3.1 dirilis untuk komputer Intel x86, DEC Alpha, dan beberapa platform yang mendukung ARC (Advanced RISC Computing) MIPS.

Sedangkan Windows 3.51 diluncurkan untuk mendukung komputer IBM PowerPC khususnya untuk sistem PReP seperti desktop atau laptop IBM Power Series dan seri Motorola PowerStack. Meskipun menggabungkan dua teknologi dari dua perusahaan, Windows NT 3.51 tidak bisa dijalankan di atas Power Macintosh.

Intergraph Corporation kemudian membuat porting untuk arsitektur Intergraph Clipper miliknya sendiri dan membuat porting Windows NT 3.51 agar bisa berjalan di atas arsitektur SPAR (milik Sun Microsystem). Meskipun demikian, kedua produk tersebut tidak dijual ke publik sebagai produk ritel.

Windows NT 4.0 diluncurkan untuk mendukung banyak platform, akan tetapi microsoft hanya membuat service pack dan update untuk dua varian (x86 dan DEC Alpha). Selain ke dua varian tersebut service pack dan update dibuat oleh pihak ketiga (Motorola, Intergraph, dan lain-lain).

Windows NT 4.0 merupakan versi rilis Windows NT yang mendukung DEC Alpha, MIPS, dan PowerPC.

Microsoft juga membuat Windows 2000 untuk DEC Alpha hingga bulan Agustus 1999. Karena Compaq menghentikan dukungan Windows NT untuk arsitektur tersebut maka Microsoft menghentikan pengembangan proyek AlphaNT tersebut.

6. Windows 2000

Windows 2000 (atau Windows NT 5.0 build 2159) adalah sebuah versi sistem operasi Window yang merupakan versi pengembangan dari Windows NT versi 4.0 yang di keluarkan oleh Microsoft tanggal 17 Februari 2000 di Amerika Serikat.

Windows 2000 mempunyai banyak fitur tambahan di antaranya :

  1. Active Directory yang baru,
  2. Image Preview,
  3. Plug and Play dan Windows Driver Model yang lebih baik performanya dibanding sebelumnya,
  4. Browser Explore yang baru, yaitu Internet Explorer 5.0.
  5. Mendukung untuk Microsoft Direct dan Open GL (Windows NT 4.0 hanya mendukung akselerasi OpenGL),
  6. Windows Media Player 6.4 terintegrasi (dapat diinstalasikan di Windows NT 4.0)
  7. Terminal Service yang telah terintegrasi
  8. Plug And Play yang lebih canggih, Sehingga memasang hardware tertentu dapat langsung berjalan tanpa harus melalui proses restart,
  9. Menggunakan driver untuk hardware berbasis Windows Driver Mode atau dikenal juga dengan WDM,
  10. Dukungan manajemen daya lebih baik yaitu ACPI (Advanced Configuration and Power Interface) yang dapat menghemat daya.
Logo windows 2000 server
Gambar 4. Logo windows 2000 server

7. Windows XP

Windows XP menawarkan banyak perubahan, fitur dan performa, berbasis grafis digunakan pada komputer pribadi, desktop bisnis, laptop, dan pusat media. Windows XP pertama kali dirilis pada 25 Oktober 2001, 400 juta salinan instalasi digunakan pada Januari 2006.

Windows XP tersedia dalam berbagai macam edisi, antara lain ialah :

  • Windows XP Home Edition ditargetkan untuk pengguna pribadi.
  • Windows XP Professional menawarkan fitur tambahan seperti dukungan untuk domain Windows Server dan dua prosesor fisik, dan ditargetkan untuk pasar power user, bisnis dan perusahaan klien.
  • Windows XP Media Center Edition memiliki fitur multimedi tambahan yang menawarkan kemampuan untuk merekam dan menonton acara TV, melihat file DV, dan mendengarkan musik.
  • Windows XP Tablet PC Edition didesain khusus untuk platform PC Tablet, yakni sebuah komputer pribadi yang menggunakan stylus.
  • Windows XP profesional 64-bit Edition untuk prosesor berarsitektur IA-6 (Itanium)
  • Windows XP Professional x64 Edition untuk prosesor berarsitektur x86-64.
  • Windows XP Starter Edition yang dijual di beberapa negara berkembang.
  • Windows XP Embedded, sebuah versi Windows XP Professional yang dikurangi segala fiturnya di sana sini untuk pasar tertentu.
Desktop Windows XP
Gambar 5. Desktop Windows XP

8. Windows server 2003

Banyak sekali fitur yang ditawarkan pada Windows Server 2003. Fitur windows server 2003 edisi standar antara lain ialah platform .Net, Fitur Domain Controller Server, PKI (Public Key Infrastructure) Server, Domain Name System (DNS), Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP), Windows Internet Name Service (WINS), Microsoft IIS, Windows Terminal Service, Mendukung pembagian beban jaringan. Fitur standar sebuah server: file service, print service, atau application server yang dapat diinstalasi (seperti Microsoft Exchange Server, SQL Server, atau aplikasi lainnya).

Windows Server 2003 memiliki nama kode Whistler Server mulai dikerjakan pada akhir tahun 2000. Windows Server 2003 terdiri atas beberapa edisi atau produk yang berbeda, yakni sebagai berikut:

  • Windows Server 2003 Enterprise
  • Windows Server 2003 Datacenter
  • Windows Server 2003 Web Edition.
  • Windows Small Business Server 2003 (Windows SBS)
  • Windows Storage Server 2003.
  • Windows Server 2003 Standard Edition.
Jendela Desktop Windows server 2003
Gambar 6. Jendela Desktop Windows server 2003

9. Windows Vista

Windows Vista diluncurkan 8 November 2006 untuk pengguna bisnis, dan 30 Januari 2007 untuk pengguna pribadi. Windows Vista lebih mengutamakan interface atau penampilan grafis antarmuka dibandingkan dengan performa, Fitur-fiturnya antara lain AERO, Sidebar, tingkat keamanan lebih baik dari pada Windows XP.

Windows Vista menggunakan Firewall with Advanced Security, Windows Defender, Parental Control, User Account Control (UAC), BitLocker Drive Encryption, ASLR. Windows Vista menggunakan IPv6, DirectX versi terbaru, dan arsitektur 64-Bit. Windows vista mempunyai beberapa versi: yaitu:

  • Windows Vista Starter.
  • Windows Vista Home Basic.
  • Windows Vista Home Premium
  • Windows Vista Business.
  • Windows Vista Enterprise.
  • Windows Vista Ultimate
Desktop Windows Vista
Gambar 7. Desktop Windows Vista

10. Windows 7

Windows 7 merupakan gabungan Windows XP dan Windows Vista, Windows 7 memiliki performa yang lebih baik dari Windows Vista. Windows 7 dirilis untuk pabrikan komputer pada 22 Jul 2009 dan dirilis untuk publik pada 22 Oktobe 2009.

Windows 7 lebih fokus pada pengembangan dasar Windows, dengan tujuan agar lebih kompatibel dengan aplikasi-aplikasi dan perangkat keras komputer yang kompatibel dengan Windows Vista.

Windows 7 lebih fokus pada dukungan multi-touch pada layar, desain ulang taskbar (Superbar), penggunaan sistem jaringan pribadi bernama HomeGroup dan peningkatan performa. Beberapa aplikasi standar yang disertakan pada versi sebelumnya dari Microsoft Windows, seperti Windows Calendar, Windows Mail, Windows Movie Maker, dan Windows Photo Gallery, tidak disertakan lagi di Windows 7.

Windows 7 tidak bisa digunakan dengan jumlah memori yang terpasang melebihi kemampuannya. Jumlah ini berbeda di setiap versi Windows 7, dan juga berpengaruh pada arsitektur yang dipakai (apakah 32-bit atau 64-bit).

Windows 7 memiliki 6 versi seperti Windows Vista hanya berbeda nama, jika Windows Vista memiliki versi Business maka pada Windows 7 versi tersebut dinamakan Professional. Versi tersebut antara lain :

  • Windows 7 Ultimate
  • Windows 7 Professional
  • Windows 7 Enterprise
  • Windows 7 Home Premium
  • Windows 7 Home Basic
  • Windows 7 Starter
Desktop Windows 7
Gambar 8. Desktop Windows 7

11. Windows 8

Windows 8 adalah nama dari versi terbaru Microsoft Window, serangkaian Microsoft secara resmi merilis Windows 8 pada 26 Oktober 2012. Versi percobaan Windows 8 berupa Consumer Preview dan Release Preview.

Pada tanggal 26 Juni 2013, Microsoft merilis versi Uji Coba dari Windows 8.1 (sebelumnya dikenal sebagai Windows Blue), Sistem operasi ini diproduksi oleh Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi, termasuk komputer rumah dan bisnis, laptop, netbook, tablet PC, server, dan PC pusat media.

Sistem operasi ini menggunakan mikroprosesor ARM selain mikroprosesor x86 tradisional buatan Intel dan AMD. Antarmuka penggunanya diubah agar mampu digunakan pada peralatan layar sentuh selain mouse dan keyboard, sehingga Windows 8 di desain untuk perangkat tablet sentuh.

Windows 8 mempunyai beberapa edisi atau versi antara lain adalah sebagai berikut :

  • Windows 8, setara dengan Windows 7 Starter, Home Basic, Home Premium.
  • Windows 8 Pro, setara dengan Windows 7 Professional.
  • Windows 8 Enterprise, setara dengan Windows 7 Enterprise dan Ultimate.
  • Windows 8 RT, versi Windows khusus untuk perangkat berprosesor ARM.
  • Windows 8.1
Desktop Windows 8
Gambar 9. Desktop Windows 8

Pengantar Sistem Operasi

 

Kamis, 16 Oktober 2014

Pengantar Sistem Operasi

Buku Pengantar Sistem Operasi
Gambar 102 Pengantar Sistem Operasi

1. Definisi Sistem Operasi

Sistem operasi (operating system atau OS) adalah perangkat lunak yang bertugas untuk mengatur, mengendalikan perangkat keras dan memberikan kemudahan untuk pemakai dalam penggunaan komputer.

Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software aplikasi. Layanan tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, tugas penjadwalan, dan antar-muka user.

Bagian kode yang melakukan tugas-tugas ini dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi.

2. Ragam Sistem Operasi

Sistem operasi yang digunakan untuk sistem komputer umum termasuk komputer personal terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu:

2.1. Keluarga Microsoft Windows

Sistem operasi ini meliputi :

  • Windows Desktop Environment berbasis MS-DOS (versi 1.x hingga 3.x),
  • Windows berbasis GUI Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME).
  • Sistem operasi berbasis Windows NT seperti :
Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, windows server 2008, windows server 2008 R2, Windows Home Server, Windows Vista, Windows 7 (Seven) yang dirilis pada tahun 2009, Windows 8 yang dirilis pada Oktober 2012 dan Windows Orient yang akan dirilis pada tahun 2014. Keluarga Windows CE seperti windows CE 1.0-CE 6.0 dan Windows Mobile.

2.2. Keluarga Unix

Sistem operasi ini menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley Software Distribution), GNU/Linux, debian, red hat, SUSE, Ubuntu, Zeath OS (berbasis kernel linux yang dimodifikasi).

MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd.

Sistem operasi keluarga unix lainnya seperti AIX, Amiga OS, DragonFly BSD, Free BSD, GNU, HP-UX, IRIX, Linux, LynxOS, MINIX, NetBSD, OpenBSD, OS X, Plan 9, QNX, Research UNIX, SCO OpenServer, Solaris, UNIX System V, Tru64 UNIX, UnixWare.

3. Keluarga Mac OS

Sistem operasi ini dikeluarkan oleh industri komputer Apple yang disebut Mac atau Macintosh.

Sistem operasi ini antara lain ialah Public Beta (Kodiak), Mac OS X 10.0 (Cheetah), Mac OS X 10.1 (Puma), Mac OS X 10.2 (Jaguar), Mac OS X 10.3 (Panther), Mac OS X 10.4 (Tiger), Mac OS X 10.5 (Leopard), Mac OS X 10.6 (Snow Leopard), Mac OS X 10.7 (Lion), Mac OS X 10.8 (Mountain Lion).

Berbasis Server : OpenStep, Raphsody, Mac OS X Server 1.0, berbasis Mobile: iOS. Awal tahun 2007 dikeluarkan versi 10.5 (Leopard).

Tahun 2011 diluncurkan versi 10.7 (Lion). Sistem tersebut menggunakan interface TEXT (DOS, POSIX, LINUX), dan GUI (Graphical User Interface) seperti MS Windows dan LINUX (berbasis TEXT dan berbasis GUI).

Perkembangan Umum Sistem Operasi per Generasi

 

Minggu, 14 Desember 2014

Perkembangan Umum Sistem Operasi per Generasi

Sistem Operasi Per Generasi
Gambar 108 Sistem Operasi Per Generasi

Menurut Tanenbaum, Sistem Operasi mengalami perkembangan yang dapat dibagi ke dalam lima generasi.

Generasi Awal (1945-1955)

Generasi pertama merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik, hal itu disebabkan kecepatan manusia untuk menghitung terbatas dan manusia sangat mudah untuk membuat kecerobohan, kekeliruan bahkan kesalahan.

Pada generasi ini belum ada sistem operasi, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara langsung oleh pengguna.

Generasi Kedua (1955-1965)

Generasi kedua memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan. Generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi ialah FMS dan IBSYS.

Generasi Ketiga (1965-1980)

Sistem operasi pada generasi ini dikembangkan untuk melayani banyak pemakai, dimana para pemakai berkomunikasi lewat terminal secara on-line ke komputer. Sistem operasi menjadi multi-user (digunakan oleh banyak pengguna sekaligus), multi-programming (melayani banyak program sekaligus) dan multi tasking (melayani banyak tugas dan pekerjaan / Batch Processing System).

Generasi Keempat (1980 - 2000-an)

Pada masa ini sistem operasi telah menggunakan Graphical User Interface (GUI) yaitu antar-muka komputer yang berbasis grafis yang sangat nyaman dan mudah digunakan. Pada masa ini juga dimulai era komputasi tersebar (distributed computer) dimana komputasi-komputasi tidak lagi berpusat di satu titik, tetapi dipecah dibanyak komputer sehingga tercapai kinerja yang lebih baik.

Generasi Selanjutnya

Pada generasi ini diperkenalkan Sistem Operasi yang berada dalam sebuah Sistem Operasi dan Sistem Operasi bergerak (Mobile) pada perangkat bergerak seperti: PDA, Poket PC, Laptop, Notebook dan NetBook. Sistem Operasi jaringan virtual juga berkembang, sehingga dalam satu jaringan hanya diinstal satu buah Sistem Operasi pada perangkat Server.

Pada masa ini, diperkenalkan virtualization sistem yaitu satu komputer dapat diclonning secara virtual menjadi lebih dari satu komputer (sistem operasi) yang dapat bekerja bersama-sama, Cross Platform Operating System (multiboot system) yang dapat menggabungkan dua atau lebih Sistem Operasi berbeda seperti : Linux dan Windows.

Generasi ini merupakan awal tren Mobile Computing, yang perangkatnya didominasi oleh Android, iOS, Blackberry OS, Windows mobile, Windows Phone dan Symbian. Pada masa ini dikenalkan sistem iCloud (layanan komputasi awan) yaitu sistem layanan jaringan yang dipublikasikan oleh Apple Inc pada tanggal 6 Juni 2011 di San Fransisco. iCloud memungkinkan para penggunanya untuk mensinkronisasi data seperti foto, musik, dan dokumen dari perangkat satu ke perangkat lain seperti ke dalam iPhone, iPad, iPod Touch, Mac dan komputer secara otomatis pada waktu yang bersamaan.

Suplemen

Pengantar Bahasa Pemrograman

Rabu, 20 Juli 2016

Pengantar Bahasa Pemrograman

1. Klasifikasi Software

Sistem komputer memiliki 3 elemen penting, yaitu : Hardware, Software dan Brainware. Software menjadi penghubung komunikasi antara Brainware dan Hardware. Software secara umum, terbagi menjadi tiga yaitu : Bahasa Pemrograman, Sistem Operasi dan Program Aplikasi.

Bahasa Pemrograman adalah sebuah software yang digunakan untuk membuat Sistem Operasi dan Program Aplikasi.

Sistem Operasi adalah sebuah software yang digunakan untuk mengkomunikasikan antara Brainware dan Hardware.

Program Aplikasi adalah Software yang dibuat untuk kebutuhan tertentu, misalnya : Microsoft Excel adalah software untuk khusus menangani masalah spreadsheet.

Bagan Sistem Komputer Gambar: Diagram Sistem Komputer (Hardware, Software, Brainware)
Bagan Software Gambar: Klasifikasi Software (Sistem Operasi, dll)

2. Level Bahasa Pemrograman

Bahasa mesin (machine language) memiliki program yang sangat panjang karena menggunakan kode biner sehingga sulit dipahami oleh Brainware (Pengguna Komputer). Keunggulan Bahasa mesin adalah prosesnya sangat cepat dan tidak memerlukan interpreter atau penterjemah.

Bahasa tingkat rendah (low level language) mirip dengan bahasa mesin yang memiliki program yang panjang dan sulit dipahami oleh Brainware (Pengguna Komputer). Meskipun prosesnya cepat, bahasa tingkat rendah ini memerlukan interpreter atau penterjemah.

Bahasa tingkat tinggi (high level language) menyerupai struktur bahasa manusia sehingga mudah dipahami oleh Brainware (Pengguna Komputer). Kelemahan Bahasa Tingkat Tinggi ini adalah memerlukan interpreter atau penterjemah berupa compiler.

Tingkatan Bahasa Pemrograman Gambar: Level (Tingkatan) Bahasa Pemrograman
Tabel Keunggulan dan Kekurangan Gambar: Tabel Keunggulan dan Kekurangan

3. Klasifikasi Bahasa Pemrograman

Berdasarkan fasilitas grafis yang dimilikinya, Bahasa pemrograman dapat dibagi menjadi dua, yaitu : Bahasa Pemrograman Berbasis Text dan Bahasa Pemrograman Berbasis GUI.

Pada awalnya, Bahasa Pemrograman hanya dapat digunakan dalam basis teks. Bahasa Pemrograman Berbasis teks ini hanya mengenal huruf, angka dan tanda baca dan tidak mengenal grafis. Yang termasuk Bahasa Pemrograman Berbasis Text adalah:

  • Bahasa Pemrograman Basic yang dikembangkan menjadi Turbo Basic
  • Bahasa Pemrograman Pascal yang dikembangkan menjadi Turbo Pascal
  • Bahasa Pemrograman C++ yang dikembangkan menjadi Turbo C++

Perkembangan selanjutnya, Bahasa Pemrograman Berbasis teks dikembangkan menjadi Bahasa Pemrograman Berbasis GUI. Keunggulan Bahasa Pemrograman Berbasis GUI adalah sudah memiliki fasilitas grafis (Grafik, Gambar, Audio dan Video). Yang termasuk dalam Bahasa Pemrograman Berbasis GUI adalah:

  • Bahasa Pemrograman Visual Basic pengembangan dari Turbo Basic
  • Bahasa Pemrograman Delphi pengembangan dari Turbo Pascal
  • Bahasa Pemrograman Visual C++ pengembangan dari Turbo C++
Klasifikasi Text dan GUI Gambar: Berbasis Text vs Berbasis GUI

Sistem Operasi : Kemampuan, Kategori dan Perkembangannya

Rabu, 16 Maret 2016

Sistem Operasi: Kemampuan, Kategori dan Perkembangannya

Interaksi Hardware, Software, Brainware dan Sistem Operasi

Interaksi Komponen Komputer Gambar 162: Diagram Interaksi Hardware, Software, Brainware

Dalam sebuah sistem komputer, terdapat tiga elemen utama yang tidak bisa dipisahkan yaitu Hardware (perangkat keras), Software (perangkat lunak), dan Brainware (pengguna). Ketiga komponen ini saling beririsan dan berinteraksi untuk memproses data menjadi informasi yang berguna.

Sistem Operasi berada tepat di tengah-tengah persinggungan tersebut. Ia bertindak sebagai jembatan yang menerjemahkan instruksi dari Brainware melalui Software (menggunakan language translator), agar dapat dieksekusi dengan baik oleh Hardware. Tanpa Sistem Operasi, perangkat keras hanyalah mesin mati yang tidak tahu harus memproses data seperti apa.

Hierarki dan Lapisan Pengguna Sistem Komputer

Hierarki Pengguna Sistem Komputer Gambar: Struktur Lapisan Sistem Komputer

Sistem komputer dapat digambarkan sebagai lapisan-lapisan hierarki (piramida) yang menunjukkan interaksi berbagai tingkatan pengguna dengan komponen komputer.

Pada lapisan paling dasar terdapat Computer Hardware. Di atasnya beroperasi Operating-System yang dirancang dan dikelola langsung oleh Operating-System Designer. Naik ke lapisan berikutnya terdapat Utilities dan Application Programs, di mana para Programmer berinteraksi untuk mengembangkan aplikasi.

Pada tingkat tertinggi barulah terdapat End User (pengguna akhir). End User tidak perlu berurusan langsung dengan bahasa mesin atau sistem operasi tingkat rendah; mereka cukup berinteraksi dengan komputer melalui lapisan Program Aplikasi.

Peranan dan Fungsi Sistem Komputer

Sistem operasi (OS) memiliki peran yang sangat vital dalam mengatur seluruh jalannya sistem komputer. Berdasarkan fungsinya, peran OS dapat dijabarkan menjadi 11 poin utama sebagai berikut:

Infografis Peranan Sistem Komputer Gambar: Infografis 11 Peran dan Fungsi Sistem Komputer

1. Kernel

Yaitu program yang berjalan secara terus-menerus (running) selama komputer dinyalakan.

2. Guardian

Menyediakan kontrol akses yang melindungi file dan memberikan pengawasan terhadap proses eksekusi data atau program.

3. Gatekeeper

Mengendalikan siapa saja yang berhak masuk (log) ke dalam sistem dan mengawasi tindakan yang dilakukan.

4. Optimizer

Mengefisienkan perangkat keras sehingga nyaman untuk dioperasikan oleh pengguna (menjadwal input/output, dll).

5. Coordinator

Menyediakan fasilitas sehingga aktivitas yang kompleks dapat diatur secara berurutan.

6. Program Controller

Program yang digunakan untuk mengontrol jalannya program aplikasi lainnya.

7. Server

Menyediakan layanan yang sering dibutuhkan pengguna secara eksplisit maupun implisit.

8. Accountant

Mengatur waktu CPU, penggunaan memori, pemanggilan I/O, disk storage, dan waktu koneksi terminal.

9. Interface

Menjembatani pengguna dengan perangkat keras dan menyediakan lingkungan yang User Friendly.

10. Resources Manager

Bertindak sebagai pengelola seluruh sumber daya (resources) pada sistem komputer.

11. Virtual Machine

Berfungsi mengemulasi atau memanipulasi fungsionalitas dari komputer fisik.

Virtualisasi Sistem Operasi

🌿 Materi TJKT • Virtualisasi Sistem Operasi Virtualisasi Sistem Operasi ...