Kamis, 30 April 2026

Praktikum Mikrotik 2 Kelompok

Praktikum Jaringan

Konfigurasi Dasar Router Mikrotik dengan Winbox & DHCP Server

Panduan lengkap mulai dari penyambungan perangkat hingga distribusi jaringan ke client menggunakan DHCP Server.

Router Mikrotik
Winbox
DHCP Server
Jaringan Dasar

Praktikum ini bertujuan untuk melakukan konfigurasi dasar pada router Mikrotik menggunakan aplikasi Winbox, mulai dari penyambungan perangkat hingga pengaturan DHCP Server agar dapat mendistribusikan jaringan ke client.

  • Memahami cara menghubungkan perangkat Mikrotik dengan ISP dan client
  • Mampu mengakses Mikrotik melalui Winbox
  • Mampu melakukan konfigurasi IP Address dan DHCP Server
Router Mikrotik Laptop / PC Kabel LAN Koneksi ISP Aplikasi Winbox
Langkah-Langkah Praktikum
1
Pasang Power ke Mikrotik
Hubungkan adaptor daya ke perangkat Mikrotik agar router dapat menyala dan siap digunakan.
Persiapan Hardware
2
Pasang LAN dari ISP ke Ethernet 1
Sambungkan kabel LAN dari sumber internet (ISP) ke port Ethernet 1 pada Mikrotik sebagai jalur masuk internet.
Koneksi Internet
3
Pasang LAN dari Laptop ke Ethernet 2
Hubungkan laptop atau PC ke port Ethernet 2 menggunakan kabel LAN sebagai perangkat konfigurasi (server).
Koneksi Lokal
4
Download Winbox
Unduh aplikasi Winbox dari situs resmi Mikrotik untuk mengakses dan mengkonfigurasi router.
Persiapan Software
5
Buka File Winbox
Jalankan aplikasi Winbox yang telah diunduh tanpa perlu instalasi — biasanya nama filenya WinBox.exe.
Akses Aplikasi
6
Masukkan MAC Address ke Menu
Pilih MAC Address Mikrotik yang terdeteksi pada Winbox, lalu klik Connect untuk masuk ke sistem router.
Login Router
7
Masuk Menu Interface — Ganti Nama Ethernet
Buka menu Interface, lalu ubah nama Ether1 menjadi "ISP" dan Ether2 menjadi "SERVER" untuk mempermudah identifikasi.
Interface Config
Menu Interface Winbox
Ganti nama ether1 menjadi ISP

Ganti ether1 dengan nama ISP ALI

Ganti nama ether2 menjadi SERVER

dan ether2 dengan nama SERVER RAKA

8
IP → DHCP Client (Ether1/ISP)
Tambahkan DHCP Client pada Ether1 (ISP) agar Mikrotik mendapatkan IP Address secara otomatis dari ISP.
DHCP Client
DHCP Client ISP DHCP Client ISP 2
9
IP → Address (LAN/Server — Ether2)
Atur IP Address pada Ether2 sebagai jaringan lokal (server), misalnya 192.168.33.1/24.
IP Address
IP Address Ether2
10
IP → Pool (Rentang IP Client)
Buat IP Pool untuk menentukan rentang IP yang akan dibagikan ke client, misalnya 192.168.1.2 – 192.168.1.254.
IP Pool
IP Pool
11
IP → DHCP Server (Ether2)
Konfigurasikan DHCP Server pada Ether2 agar Mikrotik dapat membagikan IP Address secara otomatis ke perangkat client. Klik Next terus hingga muncul di jendela DHCP Server.
DHCP Server
DHCP Server
Hasil

Setelah konfigurasi selesai, Mikrotik berhasil terhubung ke ISP dan mampu mendistribusikan jaringan internet ke client melalui DHCP Server.

Praktikum ini menunjukkan bahwa Mikrotik dapat dikonfigurasi dengan mudah menggunakan Winbox untuk mengatur jaringan dasar. Dengan konfigurasi yang tepat, router dapat berfungsi sebagai penghubung antara ISP dan client serta membagikan IP Address secara otomatis.

Kamis, 23 April 2026

Praktikum Mikrotik 1


Tujuan Praktikum

  1. Memahami cara instalasi dan penggunaan aplikasi Winbox sebagai tools konfigurasi Mikrotik.
  2. Mengetahui fungsi dan pengelolaan interface pada router Mikrotik.
  3. Mampu melakukan konfigurasi IP Address pada jaringan lokal.
  4. Memahami cara kerja DHCP Client dalam menerima IP dari ISP.
  5. Mampu membuat dan mengkonfigurasi DHCP Server untuk distribusi IP otomatis ke client.
  6. Mengetahui indikasi keberhasilan konfigurasi melalui terbentuknya IP Pool.

Alat dan Bahan

  1. Laptop / PC sebagai perangkat konfigurasi
  2. Router Mikrotik
  3. Kabel LAN (UTP)
  4. Koneksi ISP (Internet Service Provider)
  5. Aplikasi Winbox
1).Mengunduh Winbox
Pertama, lakukan pengunduhan aplikasi Winbox versi Windows melalui website resmi Mikrotik.
  • Tujuan: Agar kita menggunakan software yang resmi, aman, dan kompatibel untuk konfigurasi router.
    2). Ekstrak file Winbox
  • Setelah file berhasil diunduh, lakukan ekstraksi (extract) terhadap file tersebut.
    Tujuan: Supaya file aplikasi bisa dijalankan dengan normal.
    3). Menjalankan aplikasi Winbox
  • Buka file Winbox.exe dengan cara klik dua kali.
    Tujuan: Untuk masuk ke aplikasi yang digunakan sebagai media konfigurasi Mikrotik.
    4). Menghubungkan perangkat
  • Pastikan ISP, router, dan laptop sudah terhubung:
    • Port 1 → ISP
    • Port 2 → Laptop (server)
      Setelah itu, pada Winbox akan muncul daftar perangkat Mikrotik. Klik 2x pada yang memiliki identity Mikrotik.
      Tujuan: Agar Winbox bisa terkoneksi ke router dan siap dikonfigurasi.


  • 5). Mengganti nama interface ether1
    Masuk ke menu Interfaces, lalu ubah nama ether1 menjadi ISP TJKT, kemudian klik Apply dan OK.
    Tujuan: Untuk mempermudah identifikasi bahwa ether1 digunakan sebagai jalur internet (ISP).


    6).Mengganti nama interface ether2
    Ubah nama ether2 menjadi Server, lalu klik Apply dan OK.
    Tujuan: Menandai bahwa ether2 digunakan untuk jaringan lokal/server.
    7). Masuk ke DHCP Client
    Pilih menu IP → DHCP Client.
    Tujuan: Untuk mengatur agar router mendapatkan IP secara otomatis dari ISP.

    8).Menambahkan DHCP Client
    Klik New, lalu pilih interface ISP TJKT, kemudian Apply dan OK.
    Tujuan: Supaya router menerima IP address dari ISP secara otomatis (sebagai sumber internet).

    9). Masuk ke IP Addresses
    Pilih menu IP → Addresses.
    Tujuan: Untuk melihat dan mengatur alamat IP pada router.

    10). Memastikan IP dari ISP masuk
    Akan terlihat IP dari ISP TJKT muncul di daftar.
    Tujuan: Menandakan bahwa koneksi ke ISP sudah berhasil

    11).Menambahkan IP Address untuk jaringan lokal
    1. Klik New, lalu isi IP:
      192.168.(absen).1/24
      Kemudian akan muncul network otomatis. Ubah bagian akhir menjadi .0 tanpa /24.
      Tujuan:
    • IP .1 digunakan sebagai gateway jaringan lokal
    • .0 sebagai network address
    • /24 menunjukkan jumlah host dalam jaringan


    12). Menyimpan konfigurasi IP
    Klik Apply dan OK, maka interface Server akan muncul di Address List.
    Tujuan: Menandakan jaringan lokal sudah berhasil dibuat.

    13). Masuk ke DHCP Server
    Pilih menu IP → DHCP Server.
    Tujuan: Untuk membuat pembagian IP otomatis ke client.



    14). Menambahkan DHCP Server
    Klik New, lalu langsung Apply dan OK tanpa perubahan.
    Tujuan: Membuat layanan DHCP dasar.


    15). Melakukan DHCP Setup
    Klik DHCP Setup, lalu pilih interface Server.
    Tujuan: Agar DHCP hanya berjalan di jaringan lokal (Server).

    16). Melanjutkan konfigurasi DHCPKlik Next terus sampai selesai. Tujuan: Mengatur otomatis:
    • Range IP
    • Gateway
    • DNS




    16). Cek hasil DHCP Server
    Akan muncul dhcp1 dengan interface Server.
    Tujuan: Menandakan DHCP Server sudah aktif.
    17). Melihat IP Pool
    Masuk ke IP → Pool.
    Tujuan: Untuk melihat range IP yang akan dibagikan ke client.

    Hasil Praktikum

    Setelah dilakukan konfigurasi, router Mikrotik berhasil terhubung dengan ISP yang ditandai dengan munculnya IP Address pada interface ISP TJKT melalui DHCP Client. Selain itu, interface Server juga telah memiliki IP Address sesuai dengan konfigurasi jaringan lokal.

    DHCP Server yang dibuat pada interface Server berjalan dengan baik, sehingga mampu menyediakan layanan pembagian IP secara otomatis kepada client. Hal ini dibuktikan dengan munculnya IP Pool yang berisi range alamat IP yang siap didistribusikan dalam jaringan.

    Dengan demikian, konfigurasi dasar jaringan telah berhasil dilakukan dan sistem siap digunakan untuk tahap praktikum selanjutnya.


    Kesimpulan

    Berdasarkan praktikum yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa konfigurasi dasar Mikrotik meliputi pengaturan interface, IP Address, DHCP Client, dan DHCP Server dapat dilakukan menggunakan aplikasi Winbox dengan baik. Router mampu menerima IP dari ISP serta mendistribusikan IP ke jaringan lokal secara otomatis.

    Munculnya IP Pool menjadi indikator bahwa konfigurasi DHCP Server telah berhasil dan jaringan lokal telah siap digunakan. Praktikum ini memberikan pemahaman dasar mengenai manajemen jaringan menggunakan Mikrotik.


    Rabu, 15 April 2026

    Panduan Konfigurasi Dasar MikroTik Menggunakan Winbox

     


    MikroTik hAP lite RB941-2nD


    I. Peralatan yang Dibutuhkan

    Sebelum konfigurasi, siapkan:

    1. Router MikroTik hAP lite (RB941-2nD)
    2. Laptop / PC
    3. Kabel UTP / LAN
    4. Software Winbox
    5. Koneksi internet dari Modem / ISP

    II. Topologi Jaringan Sederhana



    Keterangan:
    • Ether1 → koneksi ke Internet / Modem
    • Ether2-Ether4 → koneksi ke jaringan LAN

     

    III. Panduan Login Pertama Winbox MikroTik

    3.1 Persiapan Awal

      Langkah-langkah:

      • Hubungkan kabel LAN dari Ether2 MikroTik ke Laptop.
      • Sambungkan power MikroTik menggunakan adaptor / micro USB.
      • Jalankan aplikasi Winbox di komputer.
      Sebelum login, pastikan:
        • Router MikroTik sudah menyala
        • PC/Laptop terhubung ke MikroTik via:
          • Kabel LAN (Ether2–Ether5)
        • Sudah download aplikasi Winbox dari MikroTik

      3.2 Cara Download Winbox
      • Buka website resmi MikroTik: https://mikrotik.com/download
      • Scroll ke bagian Tools & Utilities
      • Cari Winbox
      • Klik tombol Download (biasanya file bernama winbox.exe)

      3.3 Cara Menggunakan Setelah Download

        1. Tidak perlu instalasi (portable)
        2. Klik dua kali file winbox.exe
        3. Akan langsung terbuka aplikasi Winbox
        4. Hubungkan ke MikroTik:
          • Via MAC Address (tab Neighbors)
          • Atau via IP Address

      3.4 Tips Penting

        • Gunakan hanya dari situs resmi MikroTik untuk menghindari virus
        • Tidak perlu install → langsung jalan
        • Bisa disimpan di flashdisk untuk penggunaan di banyak komputer
        • Pastikan jaringan sudah terhubung ke router MikroTik

      3.5 Membuka Aplikasi Winbox

        • Klik 2x file winbox.exe
        • Akan muncul tampilan utama Winbox

      3.6 Mendeteksi Router (Neighbors)

        1. Klik tombol “Neighbors”
        2. Tunggu beberapa detik
        3. Akan muncul daftar router MikroTik:
          • MAC Address
          • IP Address
          • Identity

      Pilih salah satu (biasanya otomatis terdeteksi)

      3.7 Login Pertama

      Gunakan data default:

        • Login : admin
        • Password : (kosongkan saja)

      Kemudian:

        • Klik Connect

      3.8 Ganti Password (WAJIB!)

      Setelah berhasil login:

        1. Klik menu System → Users
        2. Pilih user admin
        3. Klik Password
        4. Isi password baru (minimal kuat)
        5. Klik OK

      2 Cara Menghubungkan Router Mikrotik Ke Internet

       


      Gambar 293 Mikrotik


      Cara Setting dan Menghubungkan Router Mikrotik Dengan Internet Di Virtualbox 

      Sebelumnya kita sudah melakukan install mikrotikOS di virtualbox, nah itu hanya sekedar install saja belum untuk setting mikrotik kita agar mikrotik kita bisa internet atau membagikan internet ke client bisa melalui hotspot atau wireless atau melalui kabel.

      Di artikel ini kita akan setting mikrotik agar mikrotik bisa terhubung dengan mikrotik, disini saya masih menggunakan mikrotik yang sebelumnya sudah saya install di virtualbox.

      Dan untuk clientnya saya menggunakan virtualbox juga yang sistem operasinya itu adalah windows xp. Baiklah kita langsung saja untuk mulai setting router mikrotiknya agar bisa terhubung dengan mikrotik. 

      Setting router agar dapat terhubung internet

      Untuk setting router mikrotik agar mikrotik bisa terhubung dengan internet ini memiliki 2 cara bisa melalui DHCP Client bisa juga dengan setting IP secara static.

      Nah untuk kedua cara itu akan saya beritahukan konfigurasinya sampai si Client terhubung dengan Internet.

      Setting dhcp client di mikrotik agar terhubung internet

      1. Pertama, kalian hubungkan atau nyalakan mikrotik kalian dan remote mikrotik kalian menggunakan winbox.

      2. Klik menu IP lalu klik menu DHCP Client setelah itu akan muncul window DHCP Client langsung saja kalian klik tombol tambah [+] seperti gambar dibawah ini.



      3. Selanjutnya setelah kalian klik tombol tambah, akan muncul window new DHCP Client. 

      Pada tampilan dibawah ini, kalian pilih interface yang menjadi sumber internet kalian. 
      Karena disini internet nya saya terhubung dengan ether1 maka saya pilih ether1, lalu kalian langsung klik apply dan ok


      4. Setelah kalian klik apply dan ok, kalian akan melihat tampilan seperti gambar dibawah ini.

      Jika statusnya sudah bound seperti gambar dibawah itu artinya mikrotik kalian sudah terhubung oleh internet.



      5. Ini hasil setelah status dhcp clientnya menjadi bound.





      Setting IP Address Static di mikrotik agar terhubung ke internet

      1. Pertama di Winbox kalian klik IP lalu kalian klik addresses setelah klik addresses akan muncul window address list saat di address list kalian klik tombol tanda tambah [+].




      2. Setelah kalian klik tombol tanda tambah, akan muncul window address seperti gambar dibawah ini.

      Perlu di ingat address ini kalian isi sesuai IP address yang kalian dapat yaa..
      disini saya memasukan ip address 192.168.100.10 karena IP gateway saya 192.168.100.1 
      jika sudah memasukan ip address kalian pilih interface yang menjadi sumber internet kalian, disini saya menjadikan ether1 menjadi sumber internet.

      Untuk IP network akan terisi otomatis saat kalian menekan tombol apply dan ok.



      3. Setelah kalian selesai mengisi ip address, lalu selanjutnya kalian klik menu IP lalu klik menu DNS setelah kalian klik menu DNS akan muncul DNS setting seperti gambar dibawah ini.

      Untuk disini kalian isi DNS yang kalian dapat dari ISP kalian masing masing, disini saya mendapatkan DNS 8.8.8.8, 8.8.4.4 dan 192.168.1.1 dan jangan lupa centang allow remote requests.
      maka saya masukan seperti gambar dibawah. Jika sudah klik apply dan ok.



      4. Jika sudah mengisi DNS selanjutnya kalian isi ip gateway di route list, dengan cara klik menu IP lalu menu routes setelah itu akan muncul routes list.
      Di window routes list, klik tombol tambah seperti gambar dibawah ini. 



      Setelah klik tombol tambah akan muncul window route, masukan IP gateway kalian di kolom menu gateway. 
      Setelah sudah memasukan ip gateway kalian klik tombol apply dan akan muncul status reachable ether1.
      Pastikan status nya itu reachable bukan unreachable.

      Jika sudah kalian klik tombol ok.



      5. Setelah sudah memasukan IP gateway, sekarang kita setting firewall nat di mikrotiknya, dengan cara pertama kalian klik menu IP lalu pilih firewall lalu kalian pilih menu NAT dan tombol tanda tambah, seperti gambar dibawah ini. 



      Setelah sudah menekan tombol tanda tambah akan muncul window new NAT Rule. Pada menu General kalian isi menu kolom out interface nya dengan ethernet yang menjadi sumber internet kalian.
      Selanjutnya kalian klik tab menu action. 



      Setelah sudah klik tab menu action, di kolom actionnya kalian isi dengan masquerade dan jangan lupa klik tombol apply dan ok, seperti gambar dibawah ini.





      Jika sudah akan muncul list nat seperti gambar dibawah ini.



      Selanjutnya kita cek apakah sudah benar benar terhubung mikrotik kita oleh internet?
      Gambar dibawah adalah hasil nya.



      Gimana setting mikrotik atau konfigurasi kalian apakah mikrotik kalian sudah terhubung oleh internet?
      Inilah 2 cara untuk hubungkan mikrotik dengan internet, cukup mudah bukan? jika kalian masih bingung atau masih belum terlalu paham kalian bisa ber-komentar di kolom komentar dibawah ini. 
      Jika ada pertanyaan atau saran, kritik, ataupun itu masukan kalian bisa lewat atau ketikan itu semua di kolom komentar atau kontak page diblog ini.


      Sekian Terimakasih.

      Informasi sedikit dari admin Blog Catatan Shand


      Hai, Terima kasih sudah berkunjung dan membaca artikel di blog ini, semoga artikel diblog ini dapat membantu kalian, jika kalian menemukan ada link rusak atau kesalahan dalam memberikan informasi didalam artikel atau diblog ini bisa contact admin langsung Disini.

      Atau jika kalian ingin memberikan seperti saran, kritik bisa langsung komentar di kolom komentar atau bisa contact admin langsung Disini atau langsung report admin melalui report page bisa langsung saja Disini

      https://catatanshand.blogspot.com/2020/09/cara-setting-dan-menghubungkan-router-mikrotik-ke-internet.html

      Pengantar Mikrotik dengan sumber

       


      Gambar 363.YE Mikrotik

      Mikrotik adalah perusahaan kecil berkantor pusat di Latvia, bersebelahan dengan Rusia. Pembentuknya diprakarsai oleh John Trully dan Arnis Riekstins. John Trully adalah seorong Amerika yang berimigrasi ke Latvia. Di Latvia ia berjumpa dengan Arnis seorang sarjana Fisika dan Mekanik sekitar tahun 1995.

      John dan Arnis mulai me-routing dunia pada tahun 1996, misi MikroTik sendiri yaitu me-routing seluruh dunia. Mulai dengan sistem Linux dan MS-DOS yang dikombinasikan dengan teknologi Wireless-LAN (WLAN) Aeronet berkecepatan 2 Mbps di Moldova, negara tetangga Latvia, baru kemudian melayani lima pelanggannya di Latvia.

      Prinsip dasar mereka bukan membuat Wireless ISP (W-ISP), tetapi membuat program router yang handal dan dapat dijalankan diseluruh dunia. Latvia hanya merupakan ternpat eksperimen John dan Arnis, karena saat ini mereka sudah membantu negara-negara lain termasuk Srilanka yang melayani sekitar 400 pengguna.

      Linux yang pertama kali digunakan adalah Kernel 2.2 yang dikembangkan secara bersama-sama dengan bantuan 5-15 orang staff Research and Development (R&D) MikroTik yang sekarang menguasai dunia routing di negara-negara berkembang. Menurut Arnis, selain staf di lingkungan MikroTik, mereka juga merekrut tenega-tenaga lepas dan pihak ketiga yang dengan intensif mengembangkan MikroTlk secara marathon.

      Router Mikrotik didesain dengan system modular, sehingga dimungkinkan untuk menarnbah interface wireless sesuai dengan kebutuhan, hingga sebanyak jumlah slot minipci yang tersedia. Processor dan memori yang tersedia sebanding dengan kemampuan routerboard untuk mengalirkan koneksi data, baik sesuai dengan bps (bit per second) maupun pps (packet per second) nya.

      Jenis jenis Mikrotik

      l . Mikrotik RouterOSTM

      Adalah versi MikroTik dalam bentuk perangkat lunak yang dapat diinstal pada Personal Computer (PC) melalui CD. File yang dibutuhkan dapat diunduh dalam bentuk file image MikroTik RouterOS dari website resmi MikroTik.www.mikrotik.com. 

      Namun, file image ini merupakan versi trial MikroTik yang hanya dapat dalam waktu 24 jam saja. Untuk dapatmenggunakannya secara full time, harus membeli lisensi key dengan catatan satu lisensi hanya untuk satu harddisk.

      2. Build in Hardware Mikrotik

      Merupakan MikroTlk dalam bentuk perangkat keras yang khusus dikemas dalam board router, atau sering disebut routerBoard, yang di dalamnya sudah terinstal sistem operasi MikroTik RouterOS. Untuk versi ini, lisensi sudah termasuk dalam board MkroTik. 

      Pada Router board ini penguna langsung dapat memakainya, tanpa harus melakukan insatalasi sistem operasi. Router Board ini dikemas dalam beberapa bentuk dan kelengkapannya sendiri sendiri. Ada yang difungsikan sebagai Indoor Router, Outdoor Router maupun ada yang dilengkapi dengan wireless route.


      Fitur fitur Mikrotik :

      l . Address List: 

      Merupakan kumpulan kelompok IP Address yang berdasarkan nama

      2.  Bridge: 

      Seperti namanya yang ini mempunyai fungsi untuk bridge spinning'tree dan multiple bridge interface bisa juga UntUk bridging firewalling

      3. Data Rate

       Management: merupakan QoS yang memiliki dasar HTB yang menggunakan :

      • burst 
      • PCQ 
      • RED
      • SFQ
      • FIFO queue
      • CIR
      • MIR
      • limit antar peer to peer
      4. Asynchronous : 

      Mempunyai dukungan untuk serial PPP dial-in atau dial-out, memiliki otentikasi CHAP, PAP, MSCHAPvl dan MSCHAPv2 Radius, dial on demand, modem pool hingga 128 ports.

      5. Bonding: 

      Mengkombinsaikan beberapa ethernet dalam satu pipa pada koneksj yang sangat cepat.

      6. DHCP: 
      • Support DHCP tiap antarmuka
      • DHCP Relay
      • DHCP Client, multiple network DHCP static and dynamic DHCP leases.
      • Monitoring penghitungan: mampu menghitung Traffic IP, log, statistik graph

      7. NTP: 

      Kepanjangan NIP adalah Network Time Profokol yang berguna didalam server dan clients atau biso juga untuk mengsinkronisasi menggunakan GPS system.


      8. Poin to Point Tunneling Protocol

      9. Proxy: 

      Kemampuannya untuk Cache FTP dan HTTP proxy server, HTTPS proxy bisa juga untuk transparent proxy DNS dan HTTP, sangat support protokol SOCKS, parent proxy, static DNS.

      10. Routing: 

      RIP VI /v2,OSPF v2,BGP v4

      11. SDSL: 

      Support Single Line DSL, mampu memutuskan suatu jalur koneksi dan jaringan, artinya kita berkuasa jika kita yang pegang settingan ini..

      12. Simple Tunnel: 

      Ethernet over IP, untuk konsep EOIP anda bisa lihat di sini.

      13. SNMP: 

      Simple Network Monitoring Protocol untuk read only

      14. Synchronous:

      Firewall dan NAT: support untuk filterisasi koneksi peer to peer, source NAT dan destination NAT. keunggulan nya adalah kemampuannya dalam memfilter berdasarkan:
      • MAC address 
      • IP address 
      • Range port
      • Protokol IP 
      • Pemilihan opsi protokol seperti ICMP TCP Flags dan Mss
      15. Hotspot: 

      Bagian ini semua sudah tahu, di dalamnya memiiiki Hotspot gateway dengan otentikasi RADIUS. support untuk limit data, SSL .HTTPS.

      16. IPSec: 

      Fitur yang ada adalah •

      -Protokol AH dan ESP untuk IPSec
      -MODP Diffie Hellmann groups
      -MD5 dan algoritma SHAI hashing;
      -Mampu mengalogritma enkirpsi menggunakan DES, 3DES, AES-128, AES-192, AES-256;
      -Perfect Forwarding Secresy (PFS) MODP groups l , 2,5

      17. M3P: 

      Merupakan MikroTik Protokol Paket Packer yang digunakan da!am wireless links dan ethernet.

      18. ISDN: 

      Support untuk ISDN dial in dan dial out. dengan beberapa otentikasi dibawah ini :
      • PAP, CHAP, MSCHAPvl dan MSCHAPv2, Radius.
      • Supporting 128K bundle, Cisco HDLC, , x75ui, x75bui line protokol.

      19. MNDP: 

      Merupakan MikroTlk Discovery Neighbour Protokol, seperti kebanyakan mempunyai dukungan untuk Cisco Discovery Protokol (CDP).

      20. Tool: 

      Seperti pada umumnya sebuah router biasa, disini juga dapat test Ping, Trace route, bandwidth test, ping flood, telnet, SSH, packet sniffer, Dinamik DNS update.

      21. VLAN : 

      Mendukung Virtual LAN IEEE 802. Iq untuk jaringan ethernet dan wireless; multiple VLAN; VLAN bridging.

      22. WinBox: 

      Sebuah aplikasi untUk remote dan mengkonfigurasi MikroTik itU sendiri.


      Mikrotik juga dapat di install pada harddisk, namun lebih disarankan menggunakan DOM (Disk on Module), dikarenakan Mikrotik Routeros mengikat pada harddisk, sehingga jika terdapat kerusakan pada harddisk maka kita membutuhkan lisensi yang baru untuk menginstall pada harddisk yang baru. 

      DOM (Disk On Module) memiliki daya tahan yang jauh lebih baik dibanding dengan harddisk. Kalaupun terjadi kerusakan pada DOM selama 1 tahun, Mikrotik Indonesia akan mengganti DOM yang baru berikut dengan lisensinya.



      Di Mikrotik ada yang namanya sertifikasi atau tingkatan level keahlian seorang, kenaikan level sertifikasi dapat dirasakan seseorang apabila ia lulus ujian yang diadakan oleh trainernya. 

      Untuk menjadi trainer (pengajar dan pembuka ujian/exam) juga melalui beberapa tahap ujian. Di buku ini kita akan membahas sertifikasi atau level pertama yaitu MTCNA.

      Praktikum Mikrotik 2 Kelompok

      Praktikum Jaringan Konfigurasi Dasar Router Mikrotik dengan Winbox & DHCP Server Panduan lengkap mulai dari pen...