Rabu, 29 Oktober 2025

533 Tabel XI TJKT 1B

521522523524525
526527528529530
531532533534535
536537538539540
01  0203  04 05
 0607  0809 10 
11  12 13 14 15
 16 1718  1920 

 

VLSM (Variable Length Subnet Mask) dalam Pengaturan IP Address

 

VLSM (Variable Length Subnet Mask) dalam Pengaturan IP Address

VLSM (Variable Length Subnet Mask) dalam Pengaturan IP Address

Artikel | Jaringan Komputer • Subnetting • VLSM
VLSM IP Address Subnetting

1. Pengertian VLSM

VLSM (Variable Length Subnet Mask) adalah metode subnetting yang memungkinkan pembagian satu jaringan IP menjadi beberapa subnet dengan ukuran berbeda sesuai kebutuhan. Teknik ini membuat penggunaan alamat IP menjadi lebih efisien karena setiap subnet dialokasikan berdasarkan jumlah host yang diperlukan, bukan dibagi secara merata seperti pada metode FLSM (Fixed Length Subnet Mask).

2. Contoh Pembagian Menggunakan VLSM

Contoh: jaringan 192.168.10.0/24 dibagi menjadi beberapa subnet:

Subnet Prefix Jumlah Host yang Dapat Digunakan
192.168.10.0/26/2662 host
192.168.10.64/27/2730 host
192.168.10.96/28/2814 host
192.168.10.112/30/302 host

3. Cara Kerja VLSM

  • Ukuran subnet bervariasi: VLSM memungkinkan pembentukan subnet dengan ukuran berbeda dalam satu jaringan utama.
  • Alokasi IP yang efisien: Alamat IP dibagi berdasarkan kebutuhan host pada setiap bagian jaringan.
  • Dimulai dari kebutuhan terbesar: Proses VLSM dimulai dari subnet dengan jumlah host terbanyak agar tidak terjadi kekurangan alamat.

Contoh penerapan: Divisi utama 100 host → /25 (128 alamat); Cabang 1: 50 host → /26; Cabang 2: 25 host → /27.

4. Keunggulan VLSM

  1. Efisiensi penggunaan alamat IP — mengurangi pemborosan alamat.
  2. Fleksibilitas dan skalabilitas tinggi — mudah menambah subnet baru.
  3. Meningkatkan kinerja jaringan — route summarization membuat tabel routing ringkas.
  4. Manajemen jaringan lebih mudah dengan struktur pengalamatan hierarkis.

5. Keterbatasan VLSM

Kompatibilitas protokol: Beberapa protokol lama (misal RIPv1) tidak mendukung VLSM; RIPv2, OSPF, dan EIGRP mendukungnya.

Perencanaan lebih kompleks: Membutuhkan perhitungan cermat agar tidak terjadi overlap alamat antar subnet.

6. Kesimpulan

VLSM adalah teknik subnetting modern yang efisien dan fleksibel. Dengan menerapkan VLSM, administrator jaringan dapat menghemat ruang alamat IP, menyesuaikan alokasi sesuai kebutuhan tiap bagian jaringan, serta memudahkan ekspansi di masa depan. Direkomendasikan untuk jaringan berskala menengah hingga besar.

7. Daftar Pustaka

Forouzan, B. A. (2013). Data Communications and Networking (5th Edition). McGraw-Hill Education.

Cisco Networking Academy. (2022). Introduction to Networks v7 (ITN). Cisco Press.

Tanenbaum, A. S., & Wetherall, D. (2011). Computer Networks (5th Edition). Pearson Education.

Tutorialspoint. (2023). “Variable Length Subnet Mask (VLSM)” — https://www.tutorialspoint.com

GeeksforGeeks. (2024). “VLSM in Computer Networks.” — https://www.geeksforgeeks.org

Artikel ini dibuat untuk tujuan pembelajaran jaringan komputer (SMK/MAK).

Rabu, 22 Oktober 2025

Daftar 5 Perusahaan yang Menggunakan Prefix /21

 

Daftar 5 Perusahaan yang Menggunakan Prefix /21 (Subnet Mask 255.255.248.0)

Prefix /21 digunakan untuk membagi jaringan dengan Subnet Mask 255.255.248.0. Dalam satu subnet, terdapat hingga 2046 host yang bisa digunakan. Berikut adalah contoh lima perusahaan di dunia yang menggunakan prefix /21 untuk jaringan mereka.


1. Mythic Beasts Ltd (United Kingdom)

Prefix: 46.235.224.0/21
Subnet Mask: 255.255.248.0
Jumlah Host: 2046 host

Mythic Beasts Ltd adalah perusahaan penyedia layanan hosting dan server yang berbasis di Inggris. Mereka menggunakan blok IP dengan prefix /21 untuk mengelola beberapa server dan layanan pelanggan.

Sumber: RIPE WHOIS (AS44684 – Mythic Beasts Ltd)


2. Zajil International Telecom Company KSCC (Kuwait)

Prefix: 80.184.168.0/21
Subnet Mask: 255.255.248.0
Jumlah Host: 2046 host

Zajil International Telecom adalah perusahaan telekomunikasi di Kuwait yang menyediakan layanan internet korporat dan pusat data. Prefix /21 mereka digunakan untuk distribusi alamat IP pelanggan bisnis di wilayah Kuwait.

Sumber: RIPE Database (Zajil International Telecom KSCC)


3. RSO Apolo Hidalgo S.R.L. (Argentina)

Prefix: 200.50.240.0/21
Subnet Mask: 255.255.248.0
Jumlah Host: 2046 host

RSO Apolo Hidalgo adalah perusahaan yang bergerak di bidang layanan jaringan di Argentina. Prefix /21 digunakan untuk jaringan internal dan layanan ISP lokal yang melayani beberapa subnet pelanggan.

Sumber: LACNIC WHOIS (RSO Apolo Hidalgo S.R.L.)


4. RighTel Communication Service Company (Iran)

Prefix: 213.195.40.0/21
Subnet Mask: 255.255.248.0
Jumlah Host: 2046 host

RighTel adalah operator seluler besar di Iran yang menyediakan layanan 3G dan 4G. Prefix /21 digunakan untuk sistem komunikasi dan infrastruktur jaringan internal yang menangani data pelanggan.

Sumber: RIPE WHOIS (RighTel AS57218)


5. PJSC Rostelecom (Russia)

Prefix: 46.235.216.0/21
Subnet Mask: 255.255.248.0
Jumlah Host: 2046 host

PJSC Rostelecom adalah perusahaan telekomunikasi terbesar di Rusia. Prefix /21 digunakan dalam jaringan cabang MMSCE-NET untuk mendukung koneksi data dan layanan pelanggan di berbagai wilayah.

Sumber: RIPE WHOIS (Rostelecom AS12389)


Kesimpulan

Dengan menggunakan prefix /21 (Subnet Mask 255.255.248.0), kelima perusahaan di atas dapat menampung hingga 2046 alamat IP unik dalam satu jaringan. Penggunaan prefix ini umum dilakukan oleh perusahaan menengah hingga besar untuk efisiensi alokasi IP dan manajemen trafik jaringan.

Rabu, 15 Oktober 2025

T533 IP Perusahaan dan Subnetnya

 

Daftar 15 IP Perusahaan Terkenal dan Subnet-nya

No Nama Perusahaan Alamat IP Kelas Network ID Subnet Mask Keterangan
1Bank BRI125.160.0.1Class A125.0.0.0255.0.0.0Server pusat data BRI
2Bank BCA202.155.64.1Class C202.155.64.0255.255.255.0Kantor pusat BCA
3Telkom Indonesia36.72.0.1Class A36.0.0.0255.0.0.0Provider internet IndiHome
4Pertamina103.77.0.1Class C103.77.0.0255.255.255.0Server energi nasional
5PLN139.255.0.1Class B139.255.0.0255.255.0.0Pusat data kelistrikan
6Garuda Indonesia103.94.0.1Class C103.94.0.0255.255.255.0Sistem reservasi penerbangan
7Astra International203.123.0.1Class C203.123.0.0255.255.255.0Server otomotif Astra
8Gojek Indonesia104.18.0.1Class A104.0.0.0255.0.0.0Server aplikasi Gojek
9Tokopedia172.67.0.1Class B172.67.0.0255.255.0.0Marketplace online
10Bukalapak103.28.0.1Class C103.28.0.0255.255.255.0Server e-commerce
11Indosat Ooredoo180.252.0.1Class B180.252.0.0255.255.0.0Layanan seluler dan internet
12XL Axiata114.124.0.1Class A114.0.0.0255.0.0.0Provider jaringan seluler
13Shopee Indonesia103.82.0.1Class C103.82.0.0255.255.255.0Server e-commerce Shopee
14Kompas Media Group202.146.0.1Class C202.146.0.0255.255.255.0Portal berita online
15Detik Network203.190.0.1Class C203.190.0.0255.255.255.0Server media digital

💡 Catatan: Data di atas bersifat simulasi untuk pembelajaran mengenai pengelompokan IP address, class, dan subnet dalam jaringan komputer.

Rabu, 01 Oktober 2025

533 526 Komunikasi Optik 2 Mencari IP Address ISP

PERHATIAAN:

HTB (Host to Box / Media Converter): biasanya digunakan untuk mengubah Arus listrik (sinyal listrik/LAN) menjadi sinyal optik (fiber optic).
 Untuk arah sebaliknya, yaitu dari optik menjadi listrik, perangkat yang digunakan juga disebut Media Converter (kadang disebut Optical Fiber Converter atau Fiber to Ethernet Converter).
👉 Jadi, nama konverternya tetap Media Converter, hanya saja konfigurasinya adalah Optical to Electrical Converter (O/E Converter).
Apakah Anda ingin saya buatkan skema diagram sederhana alur perangkat LAN → HTB → Fiber Optic → Media Converter → LAN biar lebih jelas secara visual?

ALAT DAN BAHAN:

1. Access Point (AP)

🔹 Berfungsi sebagai perangkat yang memancarkan sinyal WiFi sehingga perangkat (HP, laptop) bisa terkoneksi ke jaringan LAN/internet.
🔹 Bisa juga dipakai memperluas jangkauan jaringan nirkabel.


2. HTB (Home Terminal Box)

🔹 Tempat terminasi kabel fiber optik di rumah pelanggan.
🔹 Fungsinya melindungi sambungan fiber optik (fusion splice) dan mempermudah manajemen kabel.


3. Adapter (2 buah)

🔹 Digunakan sebagai catu daya (power supply) untuk perangkat jaringan, misalnya Access Point atau Converter.
🔹 Mengubah arus AC dari listrik rumah menjadi DC sesuai kebutuhan alat.


4. Kabel LAN (3 buah)

🔹 Media transmisi berbasis tembaga (UTP/STP) untuk menghubungkan perangkat jaringan (misalnya dari Access Point ke Converter, atau ke PC).
🔹 Digunakan untuk transfer data dari satu perangkat ke perangkat lain.

5. Kabel Fiber Optik

🔹 Media transmisi berbasis cahaya dengan kecepatan tinggi, digunakan untuk menghubungkan jaringan ISP ke pelanggan.
🔹 Mampu mentransfer data dalam jumlah besar dengan kecepatan tinggi dan jarak jauh.

6. Laptop

🔹 Berfungsi sebagai end device (perangkat pengguna) untuk melakukan konfigurasi, uji koneksi (ping, tracert, ipconfig), dan akses internet.
🔹 Digunakan juga untuk mengecek IP Address ISP saat praktek.

7. Fiber to Ethernet Converter (Media Converter)

🔹 Perangkat yang mengubah sinyal optik (fiber) menjadi sinyal elektrik (Ethernet) sehingga bisa digunakan oleh perangkat jaringan biasa (router, AP, komputer).
🔹 Fungsinya sebagai jembatan antara kabel fiber optik dan kabel LAN.

LANGKAH-LANGKAH:


TERIMAKASIH 




Konsep Dasar Splicing dalam Komunikasi Optik

 Dalam sistem komunikasi optik, sambungan antar serat optik memegang peranan yang sangat penting. Salah satu teknik utama yang digunakan unt...