Administrasi User Linux Debian
Dokumentasi praktikum administrasi user, group, direktori, dan hak akses pada Sistem Operasi Linux Debian.
Login Debian
Setelah proses instalasi Debian selesai, akan muncul tampilan login. Pada tahap ini pengguna dapat memasukkan username untuk masuk ke dalam sistem.
debian123 login:
Masuk sebagai Root
Ketik root pada bagian debian123 login, kemudian masukkan password.
debian123 login: root
Password:
clear
Setelah berhasil login sebagai root, ketik perintah berikut untuk membersihkan tampilan terminal.
clear
adduser
Perintah adduser digunakan untuk membuat user baru pada sistem Linux Debian.
adduser <nama_pengguna>
📝 Proses Pembuatan User
Setelah command dijalankan, sistem akan meminta password dan beberapa informasi yang berkaitan dengan user tersebut.
logout
Perintah logout digunakan untuk keluar dari sesi user yang sedang aktif.
logout
Membuat dan Menggunakan User Baru
Pada tahap ini dibuat user baru dengan nama bill dan password gates.
adduser bill
Setelah user dibuat, prompt pada terminal akan berbeda antara root dan user biasa.
Root
User Bill
Tanda ~ menunjukkan direktori aktif. Pada contoh tersebut, user bill berada pada home directory-nya.
userdel -r
Untuk menghapus user, keluar dari user tersebut kemudian login kembali sebagai root.
userdel -r <nama_pengguna>
Group User
User yang memiliki akses yang sama dapat dikelompokkan ke dalam sebuah group.
➕ Membuat Group
Gunakan perintah groupadd untuk membuat group baru.
groupadd jawatengah
groupadd jawabarat
👥 User yang Dibuat
Jawa Tengah
Jawa Barat
➖ Menghapus Group
Untuk menghapus group gunakan perintah berikut:
groupdel <nama_group>
usermod -g
Perintah usermod -g digunakan untuk memindahkan user ke suatu group.
usermod -g <nama_group> <nama_user>
🇮🇩 Jawa Tengah
🇮🇩 Jawa Barat
ls /
Linux tidak menggunakan sistem drive seperti Windows. Linux menggunakan struktur direktori.
📂 Root Directory
Direktori paling utama disebut root directory dan ditulis menggunakan tanda /.
ls /
Perintah tersebut digunakan untuk menampilkan isi dari root directory.
ls <nama_direktori>
Perintah tersebut digunakan untuk menampilkan isi dari direktori tertentu.
cd /usr
Perintah cd digunakan untuk mengganti direktori aktif.
cd /usr
mkdir
Perintah mkdir digunakan untuk membuat directory baru.
mkdir <nama_directory>
Setelah membuat directory, gunakan ls untuk memeriksa apakah directory berhasil dibuat.
ls
Linux memiliki aturan akses terhadap file dan directory. Root dapat mengakses seluruh file dan directory serta memberikan hak akses kepada user.
Membuat User Bintang
Buat user baru dengan nama bintang, kemudian logout dan login sebagai user bintang.
adduser bintang
touch
Perintah touch digunakan untuk membuat file kosong.
touch <nama_file>
Setelah membuat file, kembali ke direktori /usr. Kemudian gunakan ls -l untuk melihat isi direktori beserta atributnya.
ls -l
Materi Tambahan
📘 Membuat User dan Grup dalam Debian 10
🖼️ Gambar Operasi Dasar Linux Debian
📂 File Hirarki pada Linux
Ringkasan Perintah
| Perintah | Fungsi |
|---|---|
clear |
Membersihkan tampilan terminal |
adduser |
Menambahkan user baru |
logout |
Keluar dari sesi user |
userdel -r |
Menghapus user dan data pada /home pengguna |
groupadd |
Membuat group baru |
groupdel |
Menghapus group |
usermod -g |
Memindahkan user ke suatu group |
ls |
Menampilkan isi direktori |
cd |
Mengganti direktori aktif |
mkdir |
Membuat directory |
touch |
Membuat file kosong |
ls -l |
Menampilkan isi direktori beserta atributnya |
🎯 Kesimpulan
Berdasarkan praktikum yang telah dilakukan, administrasi user pada Linux Debian mencakup proses login sebagai root, membuat dan menghapus user, mengelola group, memindahkan user ke group tertentu, serta mengelola direktori dan file melalui terminal.
Dengan memahami command seperti adduser, userdel, groupadd, groupdel, usermod, ls, cd, mkdir, dan touch, pengguna dapat melakukan administrasi dasar pada sistem Linux Debian secara lebih terstruktur.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar