| 521 | 522 | 523 | 524 | 525 |
| 526 | 527 | 528 | 529 | 530 |
| 531 | 532 | 533 | 534 | 535 |
| 536 | 537 | 538 | 539 | 540 |
| 01 | 02 | 03 | 04 | 05 |
| 06 | 07 | 08 | 09 | 10 |
| 11 | 12 | 13 | 14 | 15 |
| 16 | 17 | 18 | 19 | 20 |
VLSM (Variable Length Subnet Mask) adalah metode subnetting yang memungkinkan pembagian satu jaringan IP menjadi beberapa subnet dengan ukuran berbeda sesuai kebutuhan. Teknik ini membuat penggunaan alamat IP menjadi lebih efisien karena setiap subnet dialokasikan berdasarkan jumlah host yang diperlukan, bukan dibagi secara merata seperti pada metode FLSM (Fixed Length Subnet Mask).
Contoh: jaringan 192.168.10.0/24 dibagi menjadi beberapa subnet:
| Subnet | Prefix | Jumlah Host yang Dapat Digunakan |
|---|---|---|
| 192.168.10.0/26 | /26 | 62 host |
| 192.168.10.64/27 | /27 | 30 host |
| 192.168.10.96/28 | /28 | 14 host |
| 192.168.10.112/30 | /30 | 2 host |
Contoh penerapan: Divisi utama 100 host → /25 (128 alamat); Cabang 1: 50 host → /26; Cabang 2: 25 host → /27.
Kompatibilitas protokol: Beberapa protokol lama (misal RIPv1) tidak mendukung VLSM; RIPv2, OSPF, dan EIGRP mendukungnya.
Perencanaan lebih kompleks: Membutuhkan perhitungan cermat agar tidak terjadi overlap alamat antar subnet.
VLSM adalah teknik subnetting modern yang efisien dan fleksibel. Dengan menerapkan VLSM, administrator jaringan dapat menghemat ruang alamat IP, menyesuaikan alokasi sesuai kebutuhan tiap bagian jaringan, serta memudahkan ekspansi di masa depan. Direkomendasikan untuk jaringan berskala menengah hingga besar.
Forouzan, B. A. (2013). Data Communications and Networking (5th Edition). McGraw-Hill Education.
Cisco Networking Academy. (2022). Introduction to Networks v7 (ITN). Cisco Press.
Tanenbaum, A. S., & Wetherall, D. (2011). Computer Networks (5th Edition). Pearson Education.
Tutorialspoint. (2023). “Variable Length Subnet Mask (VLSM)” — https://www.tutorialspoint.com
GeeksforGeeks. (2024). “VLSM in Computer Networks.” — https://www.geeksforgeeks.org
Prefix /21 digunakan untuk membagi jaringan dengan Subnet Mask 255.255.248.0. Dalam satu subnet, terdapat hingga 2046 host yang bisa digunakan. Berikut adalah contoh lima perusahaan di dunia yang menggunakan prefix /21 untuk jaringan mereka.
Prefix: 46.235.224.0/21
Subnet Mask: 255.255.248.0
Jumlah Host: 2046 host
Mythic Beasts Ltd adalah perusahaan penyedia layanan hosting dan server yang berbasis di Inggris. Mereka menggunakan blok IP dengan prefix /21 untuk mengelola beberapa server dan layanan pelanggan.
Sumber: RIPE WHOIS (AS44684 – Mythic Beasts Ltd)
Prefix: 80.184.168.0/21
Subnet Mask: 255.255.248.0
Jumlah Host: 2046 host
Zajil International Telecom adalah perusahaan telekomunikasi di Kuwait yang menyediakan layanan internet korporat dan pusat data. Prefix /21 mereka digunakan untuk distribusi alamat IP pelanggan bisnis di wilayah Kuwait.
Sumber: RIPE Database (Zajil International Telecom KSCC)
Prefix: 200.50.240.0/21
Subnet Mask: 255.255.248.0
Jumlah Host: 2046 host
RSO Apolo Hidalgo adalah perusahaan yang bergerak di bidang layanan jaringan di Argentina. Prefix /21 digunakan untuk jaringan internal dan layanan ISP lokal yang melayani beberapa subnet pelanggan.
Sumber: LACNIC WHOIS (RSO Apolo Hidalgo S.R.L.)
Prefix: 213.195.40.0/21
Subnet Mask: 255.255.248.0
Jumlah Host: 2046 host
RighTel adalah operator seluler besar di Iran yang menyediakan layanan 3G dan 4G. Prefix /21 digunakan untuk sistem komunikasi dan infrastruktur jaringan internal yang menangani data pelanggan.
Sumber: RIPE WHOIS (RighTel AS57218)
Prefix: 46.235.216.0/21
Subnet Mask: 255.255.248.0
Jumlah Host: 2046 host
PJSC Rostelecom adalah perusahaan telekomunikasi terbesar di Rusia. Prefix /21 digunakan dalam jaringan cabang MMSCE-NET untuk mendukung koneksi data dan layanan pelanggan di berbagai wilayah.
Sumber: RIPE WHOIS (Rostelecom AS12389)
Dengan menggunakan prefix /21 (Subnet Mask 255.255.248.0), kelima perusahaan di atas dapat menampung hingga 2046 alamat IP unik dalam satu jaringan. Penggunaan prefix ini umum dilakukan oleh perusahaan menengah hingga besar untuk efisiensi alokasi IP dan manajemen trafik jaringan.
| No | Nama Perusahaan | Alamat IP | Kelas | Network ID | Subnet Mask | Keterangan |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Bank BRI | 125.160.0.1 | Class A | 125.0.0.0 | 255.0.0.0 | Server pusat data BRI |
| 2 | Bank BCA | 202.155.64.1 | Class C | 202.155.64.0 | 255.255.255.0 | Kantor pusat BCA |
| 3 | Telkom Indonesia | 36.72.0.1 | Class A | 36.0.0.0 | 255.0.0.0 | Provider internet IndiHome |
| 4 | Pertamina | 103.77.0.1 | Class C | 103.77.0.0 | 255.255.255.0 | Server energi nasional |
| 5 | PLN | 139.255.0.1 | Class B | 139.255.0.0 | 255.255.0.0 | Pusat data kelistrikan |
| 6 | Garuda Indonesia | 103.94.0.1 | Class C | 103.94.0.0 | 255.255.255.0 | Sistem reservasi penerbangan |
| 7 | Astra International | 203.123.0.1 | Class C | 203.123.0.0 | 255.255.255.0 | Server otomotif Astra |
| 8 | Gojek Indonesia | 104.18.0.1 | Class A | 104.0.0.0 | 255.0.0.0 | Server aplikasi Gojek |
| 9 | Tokopedia | 172.67.0.1 | Class B | 172.67.0.0 | 255.255.0.0 | Marketplace online |
| 10 | Bukalapak | 103.28.0.1 | Class C | 103.28.0.0 | 255.255.255.0 | Server e-commerce |
| 11 | Indosat Ooredoo | 180.252.0.1 | Class B | 180.252.0.0 | 255.255.0.0 | Layanan seluler dan internet |
| 12 | XL Axiata | 114.124.0.1 | Class A | 114.0.0.0 | 255.0.0.0 | Provider jaringan seluler |
| 13 | Shopee Indonesia | 103.82.0.1 | Class C | 103.82.0.0 | 255.255.255.0 | Server e-commerce Shopee |
| 14 | Kompas Media Group | 202.146.0.1 | Class C | 202.146.0.0 | 255.255.255.0 | Portal berita online |
| 15 | Detik Network | 203.190.0.1 | Class C | 203.190.0.0 | 255.255.255.0 | Server media digital |
💡 Catatan: Data di atas bersifat simulasi untuk pembelajaran mengenai pengelompokan IP address, class, dan subnet dalam jaringan komputer.
![]() |
🔹 Berfungsi sebagai perangkat yang memancarkan sinyal WiFi sehingga perangkat (HP, laptop) bisa terkoneksi ke jaringan LAN/internet. |
![]() |
🔹 Tempat terminasi kabel fiber optik di rumah pelanggan. |
![]() |
🔹 Digunakan sebagai catu daya (power supply) untuk perangkat jaringan, misalnya Access Point atau Converter. |
![]() |
🔹 Media transmisi berbasis tembaga (UTP/STP) untuk menghubungkan perangkat jaringan (misalnya dari Access Point ke Converter, atau ke PC). |
![]() |
🔹 Media transmisi berbasis cahaya dengan kecepatan tinggi, digunakan untuk menghubungkan jaringan ISP ke pelanggan. |
![]() |
🔹 Berfungsi sebagai end device (perangkat pengguna) untuk melakukan konfigurasi, uji koneksi (ping, tracert, ipconfig), dan akses internet. |
![]() |
🔹 Perangkat yang mengubah sinyal optik (fiber) menjadi sinyal elektrik (Ethernet) sehingga bisa digunakan oleh perangkat jaringan biasa (router, AP, komputer).
🔹 Fungsinya sebagai jembatan antara kabel fiber optik dan kabel LAN.
TERIMAKASIH
Dalam sistem komunikasi optik, sambungan antar serat optik memegang peranan yang sangat penting. Salah satu teknik utama yang digunakan unt...